Puisi Aku dan Hidupku

Aku dan Hidupku

Kemilau dunia telah butakan mataku, gemerlapnya jauh menyeret aku dari hatimu
Ku ingin kembali, mungkinkah kau akan terima
Lembaran dosa teramat banyak kutulis dihatimu

Kasihku...
Kau terluka...
Penantianmu kusia-siakan
Kau tercampakan....
Oh...laknat saja aku...
Teramat banyak sudah lumuran dosa ku arungi
Tiada guna lagi sesalku
Hidupku kian kelam, rasa bersalahku terus mencerca diriku
Kini ku tak punya apa-apa lagi
Kesombongan dan keangkuhan telah kuasa diriku
Aku lupa kasihku
Kehidupan semu terus menari disekitarku
Sekarang ku telah jatuh dan lumpuh kedalam jurang sesal yang dalam
Sekarang...
Kemana mereka yang dulu mengagung-agungkan aku ?
Puja pujinya membuatku lupa diri
Kemana ?
Kemanakah mereka........

TRAGEDI BIRU
Oleh : ILham Subhakti
Kutai Barat, 16 April 2014
https://www.facebook.com/ilham.subhakti

Kisah Cintaku

Lembayung senja turun iringi sepiku
Menuntunku tuk terus brjalan ke arah yang tak pasti
Dikala malam turun menjelang
Dan angan ku pun tak jua henti melayang,
Terus mengembara jauh selimuti hati nan jenuh.
Dalam semakin pekatnya malam
Cintaku pun bersinar semakin kelam.

https://www.facebook.com/pura.wahyuapenk

Terangkainya suatu syair...karna adanya kisah sisi kehidupan.
Membuat suatu syair pada lukisan/gambar
Bukan hal mudah.
Butuh ketenangan dan menjiwai apa yang berada dalam kisah gambar tersebut.
Memang butuh pendalaman... bukan pengalaman.

By : https://www.facebook.com/sagardwipangga.pangga

Puisi Aku dan Hidupku Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Balqish Al Hidayati

0 komentar:

Posting Komentar