Puisi Menanti Kekasih

Menanti hadirnya seorang kekasih memang rasanya seperti ada sebuah kuncup bunga yang hendak mekar memberikan keindahan pesona yang memandang. Penantian itu kadang tak bisa tertahankan. Ingin rasanya memeluk dan mendekap mesra dirinya. Merasakan hangat tubuhnya. Semua akan terasa indah saat bersama dirinya.

Puisi Menanti Kekasih
Penantian indah pertemuan dengannya terungkap dalam sebuah lantunan puisi dalam sebuah Puisi berjudul Puisi Menanti Kekasih berikut ini :

Hembusan angin malam.
Menyiuk menyapu bertiup kencang
Memberi hawa dingin malam
Dalam jiwa yang sendiri,
Sepi dalam penantian ini

Bergerak, beranjak memandang cahaya bulan
Sinar berkilau damaikan jiwa
Bersama tebaran bintang di angkasa
Sedikit menentramkan hati.
Walau sebenarnya jiwa dikurung rasa rindu

Rindu ingin bertemu dengannya.
Rindu dengan senyuman indahnya
Rindu dengan sapaan manjanya.

Kasih datanglah.
Kembalilah kau kepangkuanku.
Saat diriku mulai goyah.
Saat hati ini membutuhkan kehadiran seorang kekasih
Hanya sosok dirimu bisa jadi pengobat hati
Penyejuk semua jiwa dan raga.

Kau lah kekasihku.
Aku rindu padamu.

Karya : Wawan Setiawan

Menanti Kerhadiran

Coretan demi coretan tergores tajam
Mengikuti hati menjawab rasa hati
Rasa yang ku rasakan saat ini
Saat diriku butuh hadirnya seorang kekasih

Hari- hari berganti hari.
Minggu-minggu berganti minggu.
Bulan-bulan berganti bulan.

Saat jiwa mulai hampa
Saat hidupku mulai kosong
Saat dirimu mengilang.

Kurasa betapa kosongnya hidup ini
Kurasa betapa aku cinta padamu
Kurasa betapa ku butuh kehadiranmu

Kasihh.kasih.kasihh.
Kembalilah ke pangkuanku.
Datanglah, peluk, cium mesra hanya untukmu
Teruntuk dirimu sang pujaan
Sang pujaan hati.
Pemberi warna dalam hidup ini.

Karya : Wawan Setiawan

Bagaimana, bagus ndak puisinya sobat.
Semoga bermanfaat ya?
Jangan lupa baca puisi-puisi yang lain juga ya? :D

Puisi Menanti Kekasih Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Balqish Al Hidayati

0 komentar:

Posting Komentar