Puisi Untuk Ayah

Puisi Untuk Ayah
Puisi Untuk Ayah - Sebuah perjuangan seorang ayah yang tak kenal lelah menafkahi isteri dan anak tercinta. Ini potret kisah hidupku (penulis) bersama ayah tercinta.

Aku Cinta Ayah
Mentari pagi kembali bersinar
Ayah sudah siap dengan sepeda tuanya
Mengayuh menuju ke kerumunan anak-anak

Ayahku seorang pedagang asongan
Menjual mainan di tengah kerumunan
Anak kecil sahut menyahut kencang
Bersama sepeda tua dan langkah gontay
Menyapa mereka sang anak-anak kecil

Berjuang sekuat tenaga 
Mencari nafkah, mengais rupiah
Tak peduli seberapa keras beban hidup
Berkeliling desa sampai kecamatan
Dan sore hari barulah kembali pulang

Sesekali ku merenung melihat ayah
Dengan cucuran keringat deras
Dengan kulit hitam pekat terbakar sang surya
Merasakan iba yang amat mendalam
Hati menangis membuat motivasi terus semangat

Ya semangat tuk bisa bangkit
Semangat tuk memperbaiki keadaan keluarga.
Semangat untuk merubah segalanya

Ibu di rumah pedagang pula.
Berkeliling desa berjual emas.
Mencari sesuap rupiah
Dan membantu ekonomi sang ayah
Demi masa depan anak tercinta

Dan begitu bangga kepada sang ayah
Mungkin merekalah motivasi hidup
Yang amat luar biasa..

Keadaan seperti itu bukan masalah
Tuk bisa membuat anak-anak terus bersekolah
Bahkan kadang ku terharu dengan itu semua
Pinjam uang untuk biaya sekolah

Kini kedua anaknya telah tumbuh dewasa..
Tercatat sebagai seorang sarjana
Dengan prestasi yang luar biasa.
 Mereka telah berhasil di kehidupannya

Potret seorang ayah yang tak kenal lelah
Mendidik anak-anak agar tak patah semangat
Supaya selalu berjuang
Tuk menggapai cita-cita..

Terima kasih ayah..
You are my best inspiration ever after.
Love you so much.

Demikain sebuah Puisi Untuk Ayah.
Potret seorang ayah yang luar biasa.

Puisi Untuk Ayah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Balqish Al Hidayati

0 komentar:

Posting Komentar